BLOG DARMASISWA

Sekilas tentang World Food Programme (WFP), serta kerjasama Indonesia dan WFP.

6 September 2009 Accreditations, WFP

WORLD FOOD PROGRAMME (WFP)

WFP adalah organisasi program bantuan tanggap darurat yang dibentuk oleh PBB pada tahun 1963 dan pendanaannya didasarkan pada kontribusi sukarela. WFP merupakan badan kemanusiaan PBB terbesar (memiliki perwakilan yang tersebar di 80 negara) yang aktif memberikan bantuannya ke wilayah-wilayah konflik, transisi dan rawan pangan. WFP bergerak untuk menghapuskan kelaparan dan malnutrisi, dengan tujuan utama menghilangkan kebutuhan akan bantuan pangan.

Bantuan pangan WFP juga ditujukan untuk memerangi masalah kurang gizi, menurunkan tingkat kematian anak, memperbaiki kesehatan ibu hamil, dan memerangi berbagai penyakit termasuk HIV dan AIDS, serta program padat karya membantu meningkatkan stabilitas lingkungan hidup dan ekonomi serta produksi  pertanian. WFP memperoleh dana dari donasi pemerintah negara-negara di dunia, perusahaan, dan donor pribadi.

Program bantuan WFP di Indonesia pada awalnya difokuskan pada bantuan pangan bagi masyarakat miskin perkotaan dan masyarakat yang terkena dampak bencana dan konflik sosial. Saat ini, program bantuan WFP – yang di koordinasikan oleh Menko Kesra – difokuskan pada bantuan pangan bagi korban bencana dan perbaikan nutrisi bagi ibu hamil dan menyusui, anak balita, dan penderita TBS.

Salah satu contoh bantuan WFP di Indonesia adalah pada saat Indonesia mengalami bencana Tsunami dan masa pemulihannya di Aceh dan Nias pada periode 2005-2008 yang bernilai lebih dari US$ 88 juta melalui bantuan pangan dan penguatan kapasitas.

Pada tahun 2009, kegiatan WFP tetap difokuskan untuk wilayah timur Indonesia dan perdesaan. Program pada tahun 2009 tersebut mencakup bantuan pangan untuk anak sekolah; perbaikan gizi melalui Posyandu; dukungan pangan untuk penderita TB; pembangunan infrastruktur dasar masyarakat; dan kegiatan pengembangan kapasitas. Pada tahun 2008 yang lalu, tercatat sebanyak 1,145 juta jiwa mendapatkan manfaat dari bantuan pangan dan gizi WFP.

Ke depan, WFP akan melibatkan berbagai negara untuk berkontribusi menjadi negara donor. Tidak saja negara maju tetapi juga negara berkembang, karena kebijakan WFP ke depan adalah bahwa negara yang berkontribusi (sebagai negara donor) tidak berarti menutup kemungkinan untuk mendapatkan bantuan (sebagai negara penerima). Seiring dengan semakin meningkatnya pembangunan Indonesia khususnya di sektor ketahanan pangan, maka ke depan perlu adanya kajian untuk peningkatan peranan Indonesia di organisasi ini. Kiprah Indonesia di WFP diharapkan dapat memperkuat profil Indonesia di bidang diplomasi kemanusiaan.

 

Sekretariat WFP
Direktur Eksekutif:   Josette Sheeran (USA)
Via C.G.Viola 68
Parco dei Medici
00148, Rome, Italy
Tel: +39-06-65131, Fax: +39-06-6513 2840
www.wfp.org


Leave a Reply

Photo Gallery


Ambasciata della Repubblica di Indonesia, Via Campania 53-55, 00187 Roma, Italia
T: +39064200911, F: +39064880280 / +390648904910
© All Rights Reserved