BLOG DARMASISWA

Alumni Gathering and Farewell for 2010-2011 Darmasiswa recipients / Reuni dan Pelepasan Darmasiswa 2010-2011

10 August 2010 Gallery

2010-2011 Darmasiswa recipients and alumnis with Ambassador Oemar and Deputy Chief of Mission Yuwono Putranto.

Amongst the guest is Luciano Mancini, the Embassy's Liasion Officer from the Indonesia-Italia Association for Friendship and Cooperation.

Peserta Darmasiswa Italia Menuntut Ilmu di Indonesia

Roma. Peserta beasiswa Darmasiswa Pemerintah Indonesia dari Italia memanfaatkan acara pelepasan peserta yang dirangkaikan dengan reuni alumni Darmasiswa, guna berinteraksi dan menimba pengalaman dari para senior menjelang keberangkatan mereka ke Indonesia awal Agustus.

Claudio Cazzaolino, 1997-1998 Darmasiswa alumni who studied in Universitas Indonesia, shares experiences with the new Darmasiswa recipients and states that the Indonesian people will greatly help them in accustomizing themselves with the language and culture.

Acara digelar di Wisma Indonesia, Roma. Peserta Darmasiswa tahun ajaran 2010-2011 akan mengikuti program bahasa, seni dan budaya Indonesia di berbagai perguruan tinggi.

Perguruan tinggi dimaksud seperti Unpad Bandung, UNS Surakarta, Unmuh Surabaya, STSI Padang Panjang dan UNJ Jakarta, ujar “Counsellor” Pensosbud KBRI Roma, Musurifun Lajawa dalam keterangan persnya yang diterima ANTARA, Sabtu.

Ia menjelaskan, sebagian besar peserta yang berjumlah sembilan orang ada yang sudah akrab dengan kebudayaan Indonesia, khususnya musik tradisional gamelan dan Bahasa Indonesia.

Mewakili alumni, Claudio Cozzaolino, yang belajar di Universitas Indonesia tahun 1997-1998 mengatakan, untuk mempercepat penguasaan bahasa dan pemahaman kebudayaan Indonesia peserta perlu menjalin pergaulan dan persahabatan yang luas dengan mahasiswa di kampus dan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

Pada awalnya, memang terasa sulit karena kesalahan komunikasi, tetapi masyarakat Indonesia yang ramah dan bersahabat akan banyak membantu proses penguasaan keterampilan bahasa dan adaptasi budaya di Indonesia, ujar Cozzalino.

Sementara itu, Dubes RI untuk Italia, Mohamad Oemar menjelaskan, perdamaian dunia yang langgeng tidak dapat dibangun di atas pilar kerja sama ekonomi, politik dan keamanan saja, tetapi juga perlu landasan hubungan persahabatan antarwarga atau “people to people” yang kokoh.

Ambassador Oemar explains that a true global peace can only be achieved through a solid people-to-people cooperation, rather than be based solely on economic, political and security pillars.

Beasiswa Darmasiswa dari Pemerintah Indonesia yang tahun ini diberikan kepada 750 peserta di seluruh dunia, dimaksudkan untuk memperkenalkan secara utuh keharmonisan antara pluralitas tradisi, budaya dan agama dengan modernitas dan demokrasi di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Dubes Oemar membekali peserta dengan berbagai perkembangan politik, ekonomi, sosial dan budaya selama masa era reformasi dalam 10 tahun terakhir yang melahirkan Indonesia Baru, yang dikenal sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan anggota G20.

Dubes berharap sekembalinya dari Indonesia para peserta membagi pengetahuan, keterampilan serta pengalaman dengan masyarakat Italia guna membantu memperkuat hubungan persahabatan Indonesia-Italia, yang akan mendorong kerja sama bilateral yang lebih luas.

Alumnis convey their appreciation for the gathering since it is the first time ever the Indonesian government in Italy held such an event that puts Darmasiswa recipients from different batches in touch with each other.

Untuk memfasilitasi peserta dan alumni Darmasiswa di Italia dalam menjalin komunikasi dan membangun jejaring kerja (“networking”) sesama alumni dan dengan sahabat mereka di Indonesia, KBRI Roma meluncurkan situs jejaring sosial, “Blog Kampung Darmasiswa” darmasiswaindonesia.wordpress. com.

Ambassador Oemar hopes that soon after the Darmasiswa recipients arrive again in Italy, they will share their acquired knowledge on Indonesia to the Italian public with the aim of further contributing to the strengthening of the Italy-Indonesia friendship as well as deepening the ongoing bilateral cooperation on top of widening them.

Blog Damasiswa Italia yang dihubungkan pada laman KBRI Roma (embassyofindonesia.it) berisi informasi seputar Darmasiswa, termasuk ruang interaksi, kegiatan alumni, dan lowongan kerja.

Ambassador Oemar introduces and explains the "Kampung Darmasiswa Indonesia-Italia" blog to Darmasiswa recipients and alumni. The construction of the blog revolves around the need of a media through which Darmasiswa recipients and alumnis can interact and keep in touch with what each others are doing with the experiences they acquire through the Darmasiswa program.

Sumber: ANTARA News – 31 Juli 2010

Yenny Calvi (in black) and Musurifun Lajawa from the Socio-Cultural section of the Embassy have been indispensable in preparing for the recipients' departure: from the time of program application up to the issuance of entry permit into Indonesia.

June Kuncoro Hadiningrat (center) from the Embassy's Consular Section gives a final briefing related to entry documents.


Leave a Reply

Photo Gallery


Ambasciata della Repubblica di Indonesia, Via Campania 53-55, 00187 Roma, Italia
T: +39064200911, F: +39064880280 / +390648904910
© All Rights Reserved